TUGAS KAMPUS

Forum MT5 (1 Post = 0.2$ )

ANALISIS PUISI

MAKALAH
ANALISIS PUISI
Untuk memenuhi tugas mata kuliah apresiasi sastra

I. TUGAS

FAJAR

(Pengarang : Dewan Sajak, A. Hasjmy)

Putih jernih terang temerang,
Sinar memanjang memancar diufuk timur,
Lembut bersih cahaya membayang,
Dikaki langit simbur-menyimbur.

Tersenyum riang gema dikarang,
Menyambut fajar turun ke taman,
Bersiul ramai burung di batang,
Memberi semangat gulita berjalan.

Sesudah menanti sekian saat,
Fajar terbit menampakkan diri,
Seluruh mayat turut bernajat,
Sama memuji Ilahi Robbi .

Sedang fajar yang biasa ini,
Demikian gembira sambutan maya,
Entah betapa agaknya nanti,
Kala menjelma fajar bahgia.


Tentukan Unsur fisik puisi di atas :

1. Bunyi :

a. Bunyi Efoni
adalah kombinasi-kombinasi bunyi yang merdu, bunyi yang indah
Putih jernih terang temerang
Lembut bersih cahaya memboyong
Di kaki langit simbur-menyimbur
Tersenyum riang bunga dikarang
Menyambut fajar turun ke taman
Bersiul ramai burung di batang
Fajar terbit menampakkan diri
Sama memuji ilahi robbi
Sedang fajar yang biasa ini
Demikian gembira sambutan maya

b. Bunyi kakofoni
adalah bunyi yang tidak merdu, bunyi yang terhambat pengucapannya, bunyi yang tidak indah, parau berat.
Sinar memancar diufuk timur
Memberi semangat gulita berjalan
Sesudah menanti sekian saat
Seluruh maya turut bernajat
Entah betapa agaknya nanti
Kala menjlema fajar bahgia

2. Rima atau sajak
adalah pola estetika bahasa yang berdasarkan ulangan suara yang diusahakan dan dialami dengan kesadaran pada puisi di atas bersajak ab ab.


3. Pemilihan kata diksi

a. Bahasa kiasan atau figurative language digunakan untuk mendapatkan diksi yang puitis.
1. Perumpamaan Epos adalah perbandingan yang dilanjutkan atau diperpanjang, yaitu dibentuk dengan cara melanjutkan sifat-sifat perbandingan lebih lanjut dalam kalimat-kalimat berturut-turut.
Putih jernih terang temerang

2. Metonomi
Pengungkapan dengan menggunakan suatu realitas tertentu, baik nama orang, benda atau sesuatu yang lain yang menampilkan makna-makna tertentu.
Dikaki langit simbur-menyimbur
sama memuji ilahi rabbi

3. Personifikasi
adalah merupakan kiasan yang mempersamakan benda mati dengan manusia, benda-benda mati dibuat berpikir, berbuat dan sebagainya seperti manusia.
Tersenyum riang bunga di karang
Memberi semangat gulita berjalan
Fajar terbit menampakan diri
Seluruh maya turut bernajat
Demikian gembira sambutan maya
Kala menjelma fajar bahgia


b. Citraan
adalah gambaran-gambaran angan dalam puisi untuk memperjelas peristiwa menimbulkan suasana yang khusus, untuk membuat suasana lebih hidup gambaran dalam pikiran dan pengindraan, serta menarik perhatian.

1. Citraan Penglihatan
Adalah citraan yang timbul oleh penglihatan
Putih jernih terang temerang
Sinar memanjang memancar diufuk timur
Fajar terbit menampakkan diri
Seluruh mayat turut bernajat
Tersenyum riang gema dikarang

2. Citraan pendengaran
Adalah citraan yang dihasilkan dengan menyebutkan atau menguraikan bunyi suara.
Bersiul ramai burung di batang

3. Citraan Perabaan
Adalah citraan yang ditimbulkan atau citraan yang berkaitan dengan kulit.
Lembut bersih cahaya membayang

4. Citraan Gerak
Adalah citraan yang menggambar sesuatu yang sesungguhnya tidak bisa bergerak namun seolah-olah bergerak.
Dikaki langit simbur-menyimbur
Kala menjelma fajar bahgia

4. Tipografi dalam puisi berjudul FAJAR adalah tipografi lurus dan merupakan bentuk puisi baru

II. PUISI PAGI

PAGI

(Pengarang : Subagio Sastrowardoyo)

tepat pukul lima pagi
jagat mengental
malam menyeruak
menumpahkan noda disutra langit
diriku yang terbakar dekat dinding
kehabisan aruh berahi
dan juga kau
rambut yang terkait disela jari
tidak lagi membersihkan selera
nasikmu terhela di ranjang tua
siapa sempat bicara tentang dosa
telah terhenti suara lantang ditaman firdausi
suara laki yang tak mungkin berulang lagi

Unsur fisik puisi berjudul pagi :
1. Bunyi
a. Bunyi Efoni
rambut yang terkait disela jari
tidak lagi membersihkan selera
nasikmu terhela di ranjang tua

b. Bunyi Kakofoni
tepat pukul lima
pagi
jagat mengental
malam menyeruak
menumpahkan noda disutra langit
diriku yang terbakar dekat dinding
kehabisan aruh berahi
dan juga kau
siapa sempat bicara tentang dosa
telah terhenti suara lantang ditaman firdausi
suara laki yang tak mungkin berulang lagi

2. Pada puisi berjudul pagi menurut kelompok kami bersajak campuran

3. pemilihan kata diksi
a. Bahasa kiasan
1. Personifikasi
merupakan kiasan yang mempersamakan benda mati dengan manusia, benda-benda mati dibuat dapat berpikir, berbuat dan sebagainya seperti manusia.
malam menyeruak

2. Hiperbola
Adalah melebih-lebihkan atau keadaan yang sebenarnya, kiasan yang berlebihan.
menumpahkan noda disutra langit

3. Metonimi
Adalah pengungkapan dengan suatu realita tertentu, nama orang, benda atau sesuatu yang lain yang menampilkan makna-makna tertentu.
telah terhenti suara lantang ditaman firdausi

b. Citraan
1. Citraan Penglihatan
tepat pukul lima pagi

2. Citraan Pencecapan
tidak lagi membersihkan selera

3. Citraan Pendengaran
siapa sempat bicara tentang dosa
telah terhenti suara lantang ditaman firdausi
suara laki yang tak mungkin berulang lagi

4. Enjabemen
Pemenggalan sintaksis dalam larik.
tepat pukul lima
pagi

kehabisan arus berahi
dan juga kau

5. Tipografi dalam puisi berjudul pagi adalah tipografi lurus dan bentuk puisi baru.


III. Puisi Berjudul Surat Dari Ibu


SURAT DARI IBU

(pengarang : Asrul Sani)

Pergi kedunia luas, Anakku sayang
pergi ke hidup bebas
Selama angin masih angin buritan
dan matahari pagi menyinari daun-daunan
dalam rimba dan padang hijau

Pergi kelaut lepas, anakku sayang
pergi ke alam bebas!
Selama hari belum petang
dan warna senja belum kemerah-merahan
menutup pintu waktu lampau

Jika bayang telah pudar
dan elang laut pulang kesarang
angin bertiup kebenua
Tiang-tiang akan kering sendiri
dan nahkoda sudah tahu pedoman
Boleh engkau datang kepadaku!

Kembali pulang, anakku sayang
kembali kebalik malam!
Jika kapalmu telah rapat ketepi
Kita akan bercerita
“Tentang cinta dan hidupmu pagi hari”

Analisis unsur batin yang terdapat dalam puisi di atas :
1. Membaca puisi berulang-ulang.
2. Puisi surat dari ibu bermakna kerinduan ibu terhadap anaknya.
3. Sense yang diperoleh berdasarkan makna judul puisi tersebut adalah seorang ibu yang menulis surat untuk anaknya karena merindukan anaknya.
4. Kata-kata yang termasuk lambang dan simbol adalah dunia luas, hidup bebas, angin buritan, laut lepas, alam bebas, petang, waktu lampau, tiang-tiang, balik malam, kapalmu, hidupmu pagi hari.
5. Memahami makna-makna tersebut.

- Dunia luas berarti keluar dari daerah semula.
- Hidup bebas artinya hidup tanpa tekanan, bebas memilih.
- Angin buritan berarti semasa kamu masih kecil.
- Laut lepas berarti pergi kedunia luar
- Alam bebas berarti kehidupan yang bebas memilih
- Petang berarti selama usia kita belum tua
- Waktu lampau berarti masa lalu
- Tiang-tiang berarti musim kemarau
- Balik malam berarti kembali ke daerah semula
- Kapalmu berarti jika kamu kembali
- Hidupmu yang pagi hari berarti bercerita rencana masa depan

6. Makna yang terdapat dalam tiap baris

a. Seorang ibu yang menyuruh anaknya untuk keluar dari daerah asalnya.
b. Seorang ibu yang menyuruh anaknya merantau.
c. Selama usia anak tersebut masih kecil.
d. Dan masih mempunyai semangat tinggi.
e. Dalam kehidupannya yang penuh semangat.
f. Seorang ibu yang menyuruh anaknya menuntut ilmu.
g. Pergi kedunia yang lebih bebas.
h. Selama anak tersebut masih muda.
i. Dan selama anak tersebut belum tua.
j. Sebelum tuhan mencabut nyawa.
k. Jika sudah selesai menuntut ilmu.
l. Dan jika telah tiba waktunya.
m. Dan kamu juga sudah mengerti kemana arah hidupmu.
n. Maka engkau boleh pulang.
o. Kembalilah pulang ke pangkuanku.
p. Jika kamu ada waktu maka kita akan bercerita.
q. Tentang cinta dan rencana masa depanmu.

7. Berdasarkan makna tiap baris dapat dihubungkan kalimat perkalimatnya. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa si ibu sangat merindukan anaknya dan berharap telah menuntut ilmu anaknya segera pulang dan menceritakan pengalamannya.

8. Pokok pikiran tiap bait yang diperoleh adalah :
a. Irama cepat
b. Menyuruh anaknya untuk menuntut ilmu
c. Irama lebih cepat
d. Dorongan kepada anaknya sebelum tua
e. Irama sedang
f. Jika sudah menuntut ilmu sebanyak mungkin kembali ke daerah asal
g. Irama lambat
h. Ibu yang ingin mendengarkan cerita hidup anaknya.

9. Walaupun ibunya merasa rindu kepada anaknya yang menuntut ilmu, ibunya tetap mendukung anaknya agar bersemangat dalam menuntut ilmu.
10. Sikap penyair terhadap pembaca melalui isi puisi tersebut adalah sikap memberi semangt untuk menuntut ilmu dinegeri orang sampai kapanpun.
11. Total of meaning atau totalitas makna dalam puisi tersebut adalah sikap kerinduan ibu terhadap anaknya.
12. tema dalam puisi tersebut adalah kerinduan, sedangkan pesan atau massage adalah tuntutlah ilmu setinggi-tingginya.



Share


SEJARAH KEDOKTERAN



Sejarah Kedokteran

Sejarah kedokteran yang akan jadi diskusi dalam bacaan terbagi ke dalam tiga judul yaitu:
1. Kedokteran di Yunani ,
2. Kedokteran di arab dan
3. Kedokteran di Abad Ke Duapuluh.

Kedokteran di Yunani.
Hippocrates-Greek emperico-rational kedokteran telah diwakili oleh kelompok Cnidus, terkait terutama dengan diagnosis,dan dari cos, yang berhadapan kebanyakan di dalam pronia, tindakan dari pasien terlebih dahulu melihat keadaan illiness nya.


Hippocrates telah dilahirkan di pulau cos sekitar 1200 tahun yang lalu. Suatu jenis baru naturalist-physician, Hippocrates mempelajari dengan ramah, bahkan menghormati penyakit.kesukaan epilepsi,sebagai penyakit manusia alami. ketenarannya berada di koleksi atau jumlah kitab hukum yang hippocratic, sekitar 70 buku lebih dulu dikumpulkan selama 3 abad. dengan Alexandrine seorang sarjana, dimana kebebasan tidak bisa dibentuk dengan keyakinan .Isi mereka adalah naturalistic, concernad sebagian besar dengan ramalan pasien dibanding dengan penyakit itu. Hippocrates mengumumkan bahwa tidak ada satu penyakit tunggal tetapi banyak, dan ia menekankan berhadap-hadapan madricatrix naturae, yang penyembuhanya tentang sifat atau physis.

Hippocrates memisahkan ilmu kedokteran dari filosofi manusia yang dipelajari secara keseluruhan. Ia mengadopsi teori dari empat lelucon (darah, empedu kuning, empedu hitam, and sikap dingin). Yang didasarkan barangkali pada pengamatan empat lapisan yang dibentuk dengan gumpalan darah; dan terdiri dari(panas-basah, panas-kering, dingin-kering dan dingin-basah), adapun kelemahan yang kwantitatif dimana bisa menyebabkan penyakit. kekuatan alam dari physis selama ' krisis' yang menyebabkan sakit perihal dari tubuh oleh suatu proses dari 'coction', penggunaan sedikit ketergantungan pada obat-obatan,  dan kebanyakan pada kelaparan, tumbuh-tumbuhan bumbu yang terbuka, pesan, dan hydroteraphy dan mencakup konsep dari  'ponos' atau menderita, serupa dengan konsep yang modern tentang tekanan.

ILMU KEDOKTERAN ARAB.
Yang kedua perjalanan pertengahan Yunani sampai dengan kebijaksanaan medis yang menempuh perjalanan dari Kalifah baghdad timur sampai Kalifah cordoba barat adalah ilmu kedokteran arab. Tempat Kelahiran dari ilmu kedokteran bangsa Moor adalah jundi shapur, padang pasir persian yang dibangun dengan diam-diam oleh Nestoriuos Byzantium ( d. sekitar 451) suatu pembuangan dari contantinople untuk bid’ah. Kalifah yang dari timur dokter yang bernama besar: al-Tabari ( 839-923), Rhazes(C. 865-925), Haly Abbas(930-994), dan di atas semuanya, ibn sinna ( 980-1037), manusia, penyair dan pengarang dari pekerjaan yang paling populer di memberi isyarat kepada seseorang sejarah dari aturan ilmu kedokteran, dengan disatukanya pengajaran Galen dengan aristotle dan ibn sinna dibuat ibn sinna dictatore dari pelajaran medis. Di kalifah barat dokter yang terkemuka adalah Abul kasin ahli bedah ( Albucasis,936?-10132) Avenzoar clinician ( 1091-1162) ibn rushd, pilosopher(1162-1198), dan jewish humanis maimonides ( 1134-1204), pemandu mengarang untuk membingungkan dokter dari sultan saladin itu. Di dalam toledo , spanyol, di mana di abad 12th seorang kristen, yahudi, dan mengikatkan kapal kepada tempat berlabuh hidup sejaman di (dalam) keselarasan contoh yang unik dari religius toleransi, perguruan tinggi dari penerjemah yang dibawa dengan diam-diam menyambut tugas dari memutar cerita rakyat/pengetahuan klasik yang medis dari orang Suriah dan arab ke dalam latin.

kontribusi Arab ke kemajuan medis adalah ilmu kimia medis, organisasi dari apotik dan rumah sakit yang dilengkapi dengan musik, air mancur: dan tukang cerita. Arab pada malam hari menyediakan suatu yang menerangi survei dari kebijaksanaan medis tentang persia dan arabia.

ILMU KEDOKTERAN DI ABAD KE DUAPULUH. 
Abad 20 menyaksikan suatu kemajuan yang luar biasa di kedokteran terutama dalam dari bidang perawatan. Kemajuan dalam perawatan sepanjang abad 20 sangat mengejutkan, yang dipengaruhi oleh dua perang dunia dan oleh daya penggerak modern dan kecelakaan bersifat jabatan. Hari ini, perbentengan ahli bedah sebanyak dengan tangan nya. Setelah tidak lagi berjuang mengisi waktu, ia mencoba untuk membuat pekerjaan nya secara fisiologis sempurna, berkurang banyak mungkin seperti psikologis, bergizi, dan berkaitan dg pembedahan traumata pada pasien.

Persiapan sebelum dan sesudah operasi sekarang mempunyai tiga sasaran untuk mencegah infeksi/peradangan, mengurangi sakit, dan untuk memelihara suatu metabolisme yang normal. suatu operasi didasarkan pada keakurata yang diagnosis,tergantung pada banyaknya sinar x dan suatu tes laboratorium pada pengujian yang klinis. Anesthetis adalah menyesuaikan diri dengan - eachtype dari operasi. Zat Pembunuh Kuman mencegah infeksi:antihemorrhagic atau anticoagulent agen mencegah perubahan darah: dan vitamins, cairan, amino cuka, dan garam mineral mencegah pengeringan dan kekurangan gizi. Physiotheraphy mempromosikan kesembuhan dan rehabilitasi. Pisau bedah baru Jenis baru,kadang kadang lebih kecil dibanding suatu kuku, dipekerjakan, dan di sana adalah metoda pencahayaan khusus, elektronik dan alat radar untuk menunjuk dengan tepat proses organik, pengusutan radioaktif, ultrasound, dan agen enzim yang fibrinolytic seperti plasmin, yang adalah pisau bedah bahan kimia yang benar. Ada heartlung mesin, artifical, ginjal, dan lain artifical organ/ bagian badan. Peningkatan di dalam plastik, otological, dan perawatan yang berkenaan dengan penglihatan adalah terkemuka,ketika mereka merawat yang berhubungan dengan jantung sangat menarik. Perawatan genap ilmu penyakit saraf yang mendukung dengan penemuan penfield kuburan yang lebih liar. Rangsangan elektrik itu dari cuping sementara dapat menyingkapkan ruang di otak besar manusia di mana menyimpan memori.menghapus dari pikiran,dapat sadar dengan jelas dihidupkan kembali di bawah rangsangan elektrik langsung.

Organisasi kode dunia. para doktor yang tidak lagi biasa saat wisuda/pembagian derajat diminta untuk sumpah yang hippocratic atau janji.banyak seperti itu dari Sejenis gandum yang Hippocratic masa lampau adalah kuno,tapi prinsip yang utama nya masih suara.hari ini,bagaimanapun,kapanpun kedokteran adalah dengan cepat menjadi dehumanized oleh karena penekanan pada laboatorium untuk memeriksa prosedur dan dominasi dari banyak sekolah medis dengan pekerja.riset itu sedang menjadi semakin perlu bahwa semua para doktor untuk mendaftar ,dan dengan jelas dan teliti mengikuti suatu kode etis yang disetujui.
Asosiasi dunia medis yang telah ditemukan mengarahkan sebagai konsekuensi dari Neremberg percobaan dari dokter Nazi .nama buruk itu dikeluarkan sendiri ditinjau kembali versi dari Hippocratic.Oath, kumpulan itu disebut dengan Geneva Code,adalah sebagai berikut:

Pada suatu ketika sebagai anggota dari profesi medis saya dengan khidmat berjanji saya mengabdikan hidupku kepada manusia . Aku akan memberi kepada para guru ku rasa hormat dan terima kasih yang mana haknya. mereka akan berlatih profesi ku dengan consience dan dignity. kesehatan dari pasien ku akan jadi pertimbangan. yang pertama saya akan menghormati rahasia dipercayakan kepada saya.saya akan memelihara semua menas di sesuai kekuatanku setiap jam dan tradisi yang berharga dari profesi. para rekan kerja medis saya akan jadi saudara.saya tidak akan mengijinkan pertimbangan dari agama, kebangsaan, ras, pesta politik atau sosial yang berpegang kepada interyene diantaranya tugas saya dan pasien.saya akan memelihara rasa hormat yang paling untuk hidup manusia dari waktunya dari gambaran ancaman di bawah rata rata saya tidak akan menggunakan pengetahuan medis ku bertentangan dengan hukum dari manusia, saya membuat janji ini dengan khidmad, dengan segala penghormatanku.

Sama halnya di sana tadinya beberapa kode medis tua seperti sumpah yang hippocratic, kode dari asaph,dll. Zaman yang modern juga telah menyaksikan revisi kode baru pada orang-orang. Yang satu memberi di teks ini adalah hanya satu di antaranya. Sesungguhnya perkembangan kode, di mana, umumnya, berisi prinsip dari sumpah hippocratic



Share


PEMBELAJARAN METODE TEMATIK PENDAHULUAN

Pembelajaran Metode Tematik

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan adalah usaha sadar dan berencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dari berbagai aspek potensi peserta didik yang harus ditumbuh kembangkan melalui dunia pendidikan sebagaimana dikemukakan di atas, salah satunya adalah aspek kecerdasan peserta didik.

Aspek ini tidak kalah pentingnya dengan aspek-aspek yang lainnya yang harus ditumbuh kembangkan. Salah satu alasannya, karena masa depan bangsa berada di tangan anak-anak yang cerdas. Hal ini sejalan dengan yang diamanatkan oleh para pendiri Republik sebagaimana halnya dalam Pembukaan UUD 1945 merumuskan bahwa salah satu tujuan mendirikan negara bangsa yang merdeka adalah “mencerdaskan kehidupan bangsa”.

Terkait dengan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, menurut Muhaimin (2000) diperlukan adanya upaya penyelenggaraan satu sistem pengajaran nasional yang secara sungguh-sungguh berusaha memfungsikan kecerdasan (intelligence) secara optimal baik intellectual/rational intelligence, emotional intelligence, dan spiritual intelligence.

Dengan memfungsikan kecerdasan-kecerdasan tersebut secara optimal selama proses pembelajaran, itu merupakan upaya untuk mencapai kualitas pendidikan yang tinggi. Upaya peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat berhasil dengan maksimal tanpa didukung adanya peningkatan kualitas pembelajaran. Peluang yang dibawa KBK yang memberikan keleluasaan kepada guru sebagai pengembang kurikulum dalam tatanan kelas juga belum dapat dimanfaatkan secara optimal, karena keterbatasan kemampuan guru. Keterbatasan kemampuan guru ini berdampak pada munculnya sikap intuitif dan spekulatif dalam menggunakan strategi pembelajaran. Kondisi ini berakibat pada rendahnya mutu proses pembelajaran yang bermuara pada rendahnya mutu hasil belajar.

B. Rumusan Masalah
Sesuai dengan latar belakang masalah yang telah dipaparkan di atas, maka yang menjadi permasalahan dalam makalah ini adalah:
a. Pengertian Pembelajaran metode Tematik
b. Arti Penting Pembelajaran metode Tematik
c. Ciri dan Manfaat Pembelajaran metode Tematik
d. Landasan Pembelajaran metode Tematik
e. Karakteristik Pembelajaran metode Tematik


C. Tujuan Penulisan
Secara umum tujuan penulisan makalah ini adalah :
a. Untuk mengetahui pengertian dari pembelajaran Metode Tematik
b. Untuk memahami ciri-ciri penting pembelajaran metode tematik
c. Mengetahui cciri dan manfaat pembelajaran metode tematik
d. Memahami landasan pembelajaran metode tematik
e. Memahami karakteristik pembelajaran metode tematik



Share


PEMBELAJARAN METODE TEMATIK PEMBAHASAN

Pembelajaran Metode Tematik


BAB II
PEMBAHASAN


A. Pengertian Pembelajaran Metode Tematik
Pembelajaran Metode tematik merupakan strategi pembelajaran yang diterapkan bagi anak kelas awal sekolah dasar.
Sesuai dengan tahapan perkembangan anak, karakteristik cara anak belajar, konsep belajar dan pembelajaran bermakna, maka kegiatan pembelajaran bagi anak kelas awal SD sebaiknya dilakukan dengan Pembelajaran tematik. Pembelajaan metode tematik adalah pembelajaran tepadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa.
Tema adalah pokok pikiran atau gagasan pokok yang menjadi pokok pembicaraan (Poerwadarminta, 1983).
Dengan tema diharapkan akan memberikan banyak keuntungan, di antaranya:

1) Siswa mudah memusatkan perhatian pada suatu tema tertentu,
2) Siswa mampu mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi dasar antar mata pelajaran dalam tema yang sama;
3) pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
4) kompetensi dasar dapat dikembangkan lebih baik dengan mengkaitkan matapelajaran lain dengan pengalaman pribadi siswa;
5) Siswa mampu lebih merasakan manfaat dan makna belajar karena materi disajikan dalam konteks tema yang jelas;
6) Siswa lebih bergairah belajar karena dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, untuk mengembangkan suatu kemampuan dalam satu mata pelajaran sekaligus mempelajari mata pelajaran lain;
7) guru dapat menghemat waktu karena mata pelajaran yang disajikan secara tematik dapat dipersiapkaan sekaligus dan diberikan dalam dua atau tiga pertemuan, waktu selebihnya dapat digunakan untuk kegiatan remedial, pemantapan, atau pengayaan.

B. Arti Penting Pembelajaran Metode Tematik
Pembelajaran metode tematik lebih menekankan pada keterlibatan siswa dalam proses belajar secara aktif dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dan terlatih untuk dapat menemukan sendiri berbagai pengetahuan yang dipelajarinya. Melalui pengalaman langsung siswa akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari dan menghubungkannya dengan konsep lain yang telah dipahaminya. Teori pembelajaran ini dimotori para tokoh Psikologi Gestalt, termasuk Piaget yang menekankan bahwa pembelajaran haruslah bermakna dan berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan anak.

Pembelajaran metode tematik lebih menekankan pada penerapan konsep belajar sambil melakukan sesuatu (learning by doing). Oleh karena itu, guru perlu mengemas atau merancang pengalaman belajar yang akan mempengaruhi kebermaknaan belajar siswa. Pengalaman belajar yang menunjukkan kaitan unsur-unsur konseptual menjadikan proses pembelajaran lebih efektif. Kaitan konseptual antar mata pelajaran yang dipelajari akan membentuk skema, sehingga siswa akan memperoleh keutuhan dan kebulatan pengetahuan. Selain itu, dengan penerapan pembelajaran tematik di sekolah dasar akan sangat membantu siswa, karena sesuai dengan tahap perkembangannya siswa yang masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (holistik).

C. Ciri dan Manfaat Pembelajaran Tematik
Pembelajaran Metode tematik lebih menekankan pada keterlibatan siswa dalam proses belajar secara aktif dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dan terlatih untuk dapat menemukan sendiri berbagai pengetahuan yang dipelajarinya.
Beberapa ciri khas dari pembelajaran tematik antara lain:

1) Pengalaman dan kegiatan belajar sangat relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan anak usia sekolah dasar;
2) Kegiatan-kegiatan yang dipilih dalam pelaksanaan pembelajaran tematik bertolakdari minat dan kebutuhan siswa;
3) Kegiatan belajar akan lebih bermakna dan berkesan bagi siswa sehingga hasil belajar dapat bertahan lebih lama;
4) Membantu mengembangkan keterampilan berpikir siswa;
5) Menyajikan kegiatan belajar yang bersifat pragmatis sesuai dengan permasalahan yang sering ditemui siswa dalam lingkungannya; dan
6) Mengembangkan keterampilan sosial siswa, seperti kerjasama, toleransi, komunikasi, dan tanggap terhadap gagasan orang lain.

Dengan pelaksanaan pembelajaran memanfaatkan tema ini, akan diperoleh beberapa manfaat yaitu:
1) Dengan menggabungkan beberapa kompetensi dasar dan indikator serta isi mata pelajaran akan terjadi penghematan, karena tumpang tindih materi dapat dikurangi bahkan dihilangkan,
2) Siswa mampu melihat hubungan-hubungan yang bermakna sebab isi/materi pembelajaran lebih berperan sebagai sarana atau alat, bukan tujuan akhir,
3) Pembelajaran menjadi utuh sehingga siswa akan mendapat pengertian mengenai proses dan materi yang tidak terpecah-pecah.
4) Dengan adanya pemaduan antarmata pelajaran maka penguasaan konsep akan semakin baik dan meningkat.

D. Landasan Pembelajaran Metode Tematik
Landasan Pembelajaran metode tematik mencakup landasan filosofis, psikologis, dan yuridis.
1. Landasan filosofis dalam pembelajaran tematik sangat dipengaruhi oleh tiga aliran filsafat yaitu: (1) progresivisme, (2) konstruktivisme, dan (3) humanisme.
– Aliran progresivisme memandang proses pembelajaran perlu ditekankan pada pembentukan kreatifitas, pemberian sejumlah kegiatan, suasana yang alamiah (natural), dan memperhatikan pengalaman siswa.
– Aliran konstruktivisme melihat pengalaman langsung siswa (direct experiences) sebagai kunci dalam pembelajaran. Menurut aliran ini, pengetahuan adalah hasil konstruksi atau bentukan manusia. Manusia mengkonstruksi pengetahuannya melalui interaksi dengan obyek, fenomena, pengalaman dan lingkungannya. Pengetahuan tidak dapat ditransfer begitu saja dari seorang guru kepada anak, tetapi harus diinterpretasikan sendiri oleh masing-masing siswa. Pengetahuan bukan sesuatu yang sudah jadi, melainkan suatu proses yang berkembang terus menerus. Keaktifan siswa yang diwujudkan oleh rasa ingin tahunya sangat berperan dalam perkembangan pengetahuannya.
– Aliran humanisme melihat siswa dari segi keunikan/kekhasannya, potensinya, dan motivasi yang dimilikinya.

2. Landasan psikologis dalam pembelajaran tematik terutama berkaitan dengan psikologi perkembangan peserta didik dan psikologi belajar. Psikologi perkembangan diperlukan terutama dalam menentukan isi/materi pembelajaran tematik yang diberikan kepada siswa agar tingkat keluasan dan kedalamannya sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik.
Psikologi belajar memberikan kontribusi dalam hal bagaimana isi/materi pembelajaran tematik tersebut disampaikan kepada siswa dan bagaimana pula siswa harus mempelajarinya.

3. Landasan yuridis dalam pembelajaran metode tematik berkaitan dengan berbagai kebijakan atau peraturan yang mendukung pelaksanaan pembelajaran tematik di sekolah dasar.

Landasan yuridis tersebut adalah UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang menyatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya (pasal 9). UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.

E. Karakteristik Pembelajran  Metode Tematik
Sebagai suatu model pembelajaran di sekolah dasar, pembelajaran tematik memiliki karakteristik-karakteristik sebagai berikut:

1. Berpusat pada siswa
Pembelajaran tematik berpusat pada siswa (student centered), hal ini sesuai dengan pendekatan belajar modern yang lebih banyak menempatkan siswa sebagai subjek belajar sedangkan guru lebih banyak berperan sebagai fasilitator yaitu memberikan kemudahan-kemudahan kepada siswa untuk melakukan aktivitas belajar.

2. Memberikan pengalaman langsung
Pembelajaran tematik dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa (direct experiences). Dengan pengalaman langsung ini, siswa dihadapkan pada sesuatu yang nyata (konkrit) sebagai dasar untuk memahami hal-hal yang lebih abstrak.

3. Pemisahan matapelajaran tidak begitu jelas
Dalam pembelajaran tematik pemisahan antar mata pelajaran menjadi tidak begitu jelas. Fokus pembelajaran diarahkan kepada pembahasan tema-tema yang paling dekat berkaitan dengan kehidupan siswa.

4. Menyajikan konsep dari berbagai matapelajaran
Pembelajaran tematik menyajikan konsep-konsep dari berbagai mata pelajaran dalam suatu proses pembelajaran. Dengan demikian, Siswa mampu memahami konsep- konsep tersebut secara utuh. Hal ini diperlukan untuk membantu siswa dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

5. Bersifat fleksibel
Pembelajaran tematik bersifat luwes (fleksibel) dimana guru dapat mengaitkan bahan ajar dari satu mata pelajaran dengan mata pelajaran yang lainnya, bahkan mengaitkannya dengan kehidupan siswa dan keadaan lingkungan dimana sekolah dan siswa berada.

6. Hasil pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa
Siswa diberi kesempatan untuk mengoptimalkan potensi yang dimilikinya sesuai dengan minat dan kebutuhannya.

7. Menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan.

Rambu-rambu
1. Tidak semua mata pelajaran harus dipadukan
2. Dimungkinkan terjadi penggabungan kompetensi dasar lintas semester
3. Kompetensi dasar yang tidak dapat dipadukan, jangan dipaksakan untuk dipadukan. Kompetensi dasar yang tidak diintegrasikan dibelajarkan secara tersendiri.
4. Kompetensi dasar yang tidak tercakup pada tema tertentu harus tetap diajarkan baik melalui tema lain maupun disajikan secara tersendiri.
5. Kegiatan pembelajaran ditekankan pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung serta penanaman nilai-nilai moral
6. Tema-tema yang dipilih disesuaikan dengan karakteristik siswa, minat, lingkungan, dan daerah setempat.



Share


PEMBELAJARAN METODE TEMATIK PENUTUP

PEMBELAJARAN METODE TEMATIK


BAB III
PENUTUP

A. Simpulan
Berdasarkan uraian hasil pembahasan diatas, maka kesimpulannya ini adalah sebagai berikut.
a. Pembelajaan metode tematik adalah pembelajaran tepadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa.

b. Dengan penerapan pembelajaran metode tematik di sekolah dasar akan sangat membantu siswa, karena sesuai dengan tahap perkembangannya siswa yang masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (holistik).
c. Pembelajaran tematik lebih menekankan pada keterlibatan siswa dalam proses belajar secara aktif dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dan terlatih
d. Landasan filosofis dalam pembelajaran tematik sangat dipengaruhi oleh tiga aliran filsafat yaitu: (1) progresivisme, (2) konstruktivisme, dan (3) humanisme.
e. Pembelajaran metode tematik dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa (direct experiences). Dengan pengalaman langsung ini, siswa dihadapkan pada sesuatu yang nyata (konkrit) sebagai dasar untuk memahami hal-hal yang lebih abstrak.

B. Saran
Implementasi model pembelajaran tematik memerlukan adanya dedikasi yang tinggi dari pihak guru. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya dalam melaksanakan model pembelajaran ini yaitu sangat membutuhkan adanya kreativitas guru. Kreativitas guru yang diperlukan, di antaranya
(a) kreatif dalam memilih tema dan topik yang harus dikaitkan dengan kebutuhan perkembangan dan minat peserta didik, dalam hal ini terkait dengan kreatif dalam memilih bahan ajar yang relevan dengan tema dan topik tersebut,
(b) Kreatif dalam membuat variasi keterpaduan baik intra maupun antar bidang studi,
(c) Kreatif dalam mengelola kelas, dan
(d) Kreativitas dalam menciptakan aktivitas belajar yang bermakna sehingga dapat menumbuhkembangkan kecerdasan majemuk peserta didik.


DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, Abu dan Joko Tri Parasetyo. (1997). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.
Arifin, Zaenal. (1999). Evaluasi Instruksional. Bandung : PT. Rosdakarya,1999.
Azwar, Syaifuddin. (1998). Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Djamarah, Syaiful Bahri dan aswan Zain.(2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Hamalik, Oemar.(2003). Proses Belajar Menagajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Purwanto, Ngalim.(1995). Ilmu Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Syah, Muhibbin. (1995). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Winkel. (1996). Psikologi Pengajaran. Jakarta : Gramedia Widia Sarana Indonesia


Share


Cari Skripsi | Artikel | Makalah | Panduan Bisnis Internet Disini

Custom Search
 

Mybloglog

blogcatalog

Alphainventions.com

Followers

TUGAS KAMPUS Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template